Sejarah dan Harga Motor Tua BSA - Halo sobat iBerita kali ini kita akan membahas seputar motor tua BSA (Birmingham Small Arms). Siapa yang tidak kenal dengan motor tua satu ini, selain mempunyai mesin dan suara yang garang, BSA juga adalah motor yang dipakai oleh tentara Inggris tempo dulu.
BSA adalah salah satu Motor Antik yang diminati oleh para lelaki yang hobi mengoleksi motor tua. Harganya pun dikisaran 50 juta keatas tergantung kualitas motor itu sendiri. Di Indonesia sudah banyak tersebar motor BSA yang mengaspal, bahkan untuk tahun 2015 semakin banyak kita lihat dijalanan.
Semenjak motor tua naik daun ataupun sedang banyak digunakan lagi, BSA menjadi primadona di sebagian besar pecinta motor klasik. Namun tidak semua orang bisa memilikinya, selain langka motor ini juga dijual di kisaran 60 juta keatas tergantung tipe motor tersebut.
Sejarah Motor BSA
BSA (Birmingham Small Arms) Perusahaan ini didirikan pada tahun 1863 , Produksi pertamakali di mulai pada tahun 1880 . Sepeda bermesin dirilis pada tahun 1905 dengan kapasitas mesin kecil .
BSA terus memproduksi sepeda motor termasuk S27 atau Sloper, Waktu itu Model yang terpopuler tersedia dengan Kapasitas mesin 350cc , 500cc dan 595cc. Model Sloper ini diproduksi selama sepuluh tahun.
BSA pada sekitar tahun 1929, pada masa era Perang Dunia 2 , BSA memiliki 67 pabrik yang digunakan dalam rangka memenuhi persyaratan untuk pembuatan senjata dan amunisi . Mereka menghasilkan lebih dari satu juta senapan Lee – Enfield , senapan mesin Sten dan sekitar setengah juta senapan mesin Browning . Namun pada waktu itu tentara juga memiliki permintaan yang besar terhadap sepeda motor , sepeda motor BSA memasok 126.000 type M20 untuk angkatan bersenjata dari tahun 1937 ( hingga tahun 1950 ) ditambah sepeda militer termasuk sepeda lipat penerjun payung . BSA waktu itu menjadi produsen sepeda motor terbesar di dunia.
Sir Bernard Docker ( juga ketua Midland Bank ) adalah pemimpin BSA hingga tahun 1951 dengan James Leek CBE Managing Director dari tahun 1939 , setelah itu Jack Sangster menjadi Managing Director . Pasca – Perang , BSA terus ekspansi , Bsa Mengakusisi sepeda motor merk Triumph pada tahun 1951 . Kemudian mereka mengakusisi Merk Ariel , Sunbeam dan New Hudson ( yang sebagian besar milik Sangster ) .
Pada tahun 1957 , divisi sepeda BSA dijual ke Raleigh . Pada tahun 1960 , Daimler ( divisi mobil ) telah dijual ke Jaguar . Produksi senjata bertuliskan nama BSA tahun 1957 melampaui penjualan divisi sepeda , tetapi pada tahun 1986 devisi Senjata BSA dilikuidasi , semua aset dibeli dan akirnya berganti nama menjadi BSA Guns ( UK ) Ltd.
Pada tahun 1965 , persaingan dari Jepang ( Honda , Yamaha dan Suzuki ) dan juga dari Eropa dengan merk Jawa / CZ , Bultaco dan Husqvarna telah mengikis pangsa pasar BSA . produk BSA dan Triumph tidak lagi selaras dengan pasar , walaupun BSA sudah memodifikasi mesin menjadi 2 stroke .Untuk mencoba mengatasi hal ini , berbagai produk baru di keluarkan antara lain single , twin dan 3 silinder Model Rocket 3 diluncurkan pada 1968-1969.
Namun, reorganisasi perusahaan pada tahun 1971 terkonsentrasi produksi sepeda motor di pabrik Triumph di Meriden . Sementara komponen dan mesin produksi yang tersisa di pabrik BSA di Small Heath. Hal ini bertepatan dengan redudansi dan penjualan aset . Barclays Bank juga mendukungan dengan mengucurkan dana.
Baca Juga: Harga Motor Triumph Terbaru
Produksi dan layanan berlanjut sampai tahun 1972 tapi sepeda Jepang telah membanjiri pasar . BSA merger dengan Norton Villers pada tahun 1972, untuk waktu yang singkat meluncurkan Produk Model Norton 500 Singgle B50 tetapi hanya sedikit , BSA B50 banyak perbaikan di tangan perusahaan sepeda motor CCM memungkinkan desain dasar BSA akan terus berlanjut sampai pertengahan hingga akhir 1970-an dalam bentuk yang kompetitif di seluruh Eropa .
Pada 1972 , yang sudah mendekati kebangkrutan, dan dengan dukungan pemerintah , bisnis sepeda motor yang diserap ke dalam perusahaan Bronze Mangan , Norton – Villiers . Hal ini kemudian menjadi Norton – Villiers – Triumph dengan tujuan produksi dan pemasaran sepeda motor Norton dan Triumph. Pemegang saham BSA mensetujuinya. Meskipun nama BSA tersisa dari nama perusahaan baru , beberapa produk terus dilakukan membawanya sampai tahun 1973 . Jangkauan akhir hanya empat model : Gold Star 500 ( B50 ) , 650 Thunderbolt / Lighting dan 750 cc Rocket Three .
Pabrik Norton dan BSA akhirnya ditutup , sementara Triumph terhuyung-huyung dan gagal empat tahun kemudian.
Harga Motor BSA
Sekali lagi kita tidak bisa mengira-ngira harga motor BSA klasik. Semua tergantung kualitas mesin, spare part, dan surat-surat. Untuk BSA full original saja sedang berada dikisaran harga 50 juta keatas. Jika anda berminat silahkan siapkan bajet minimal 50 juta.
Silahkan anda lihat olx.co.id karena disana banyak yang menjual motor BSA dengan harga yang bervariasi, jika anda mempunyai bajet yang tidak memadai sebaiknya cari motor BSA yang mati total karena harganya akan jauh lebih murah, atau anda bisa mencari ke daerah-daerah terpencil sehingga mendapatkan harga yang sesuai.
Sekian artikel mengenai harga motor tua BSA yang mungkin akan sedikit membantu anda yang sedang mencari motor BSA. Jika berkenan mohon di share artikel ini, terima kasih.

0 comments:
Post a Comment